Minggu, 22 Oktober 2017

SEL

Apa itu sel? Sel merupakan unit strukturan terkecil, apakah sel tersusun lagi dengan organel- organel? Semua sel dibatasi oleh suatu membran yang disebut membran plasma, sementara daerah di dalam sel disebut sitoplasma. Setiap organisme tersusun atas salah satu dari dua jenis sel yang secara struktur berbeda: sel prokariotik atau sel eukariotik. Kedua jenis sel ini dibedakan berdasarkan posisi DNA di dalam sel; sebagian besar DNA pada eukariota terselubung membran organel yang disebut nukleus atau inti sel, sedangkan prokariota tidak memiliki nukleus. Hanya bakteri dan arkea yang memiliki sel prokariotik, sementara protista, tumbuhan, jamur, dan hewan memiliki sel eukariotik. Sel ProkariotaBukan hanya itu, sel juga sebagai satuan fungsi yang paling mendasar. Apa maksudnya? Tubuh kita mempunyai banyak sekali sel. Sebagain bisa dilihat, namun sebagaian lainnya tidak dapat dilihat.
Sel bergerak, tumbuh, mengambil intisari dari makanan dan mencerna nya untuk dijadikan energy, sebagian energy disimpan dan membuang sisanya. Sel memproduksi berbagai zat kimia kompleks. Sel bisa membuat kita mendengar, melihat, merasakan suhu, mencium berbagai aroma, dan merasakan rasa sakit. Sel membutuhkan oksigen dari udara dan yang dibawa darah dan dialirkan ke seluruh tubuh. Sel juga melindungi kalian dari kuman atau virus, membuat darah mu berhenti keluar ketika terluka, dan setelah itu menutup atau menyembuhkan luka itu. Semua fungsi benar-benar dilakukan oleh sel. Itu sebabnya kita menyebut sel sebagai unit fungsi terkecil dalam tubuh.


A.    Sejarah Sel
·       Zacharias JansenZacharias Jansen, seorang berkewarganegaraan Belanda sekitar tahun 1580-an, yang dibantu ayahnya ketika membuat sebuah mikroskop sederhana dengan cara meletakkan dua buah lensa cembung pada dua ujung tabung .Temuan Zacharian Jansen telah mendorong para ahli lainnya untuk melakukan penelitian lebih lanjut.·       Robert Hooke (1665)
Hooke membuat mikroskop dan dia juga pertama kali menemukan sel. Dia menyebutnya cellulae (sel) yang berupa ruang kosong yang berbentuk gabus, namun tidak ada indikasi ditemuanna inti dan organel lainnya yang ada pada sel hidup. Hook juga menerbitakan buku pada tahun 1665 yan berjudul Microraphia.

·       Antonie Van Leeuwenhoek
Disebut sebaai bapak mikroskop karena mampu menghasilkan mikroskop yang punya daya kekuatan pengamatan yang jauh lebih baik dari mikroskop yang sudah ada. Karena lensanya lebih jelas daripada Hooke, ia berhail menemukan bagian terkecil sel. Diyakini pertama kali Leeuwenhoek melihat bakteri dari kotoran gigi dan protista mirip hewan dari setetes air. Beberapa temuan penting dari Antonio van Leewenhoek diantaranya adalah:a) Infusoria, sejenis protista pada tahun 1674b) Bakteri yang berasal dari mulut manusiac) Vakuolad) Spermatozoae) Serat-serat otot.

·       Robert Brown (1773 – 1858)
Selain sebagai  ahli botani dan ahli palaebotan, Brown juga merupakan seorang pioneer dalam menggunakan mikroskop serta telah member banyak kontribusi pengetahuan tentang inti sel dan gerakan sitoplasma. Gerak Brown yang terjadi pada molekul-mokeul yang terlarut dalam sitoplasma pertama kali ditemukan oleh Robert Brown. Pada tahun 1833 Robert Brown telah melaporkan penemuan tentang inti sel.

·       Scheleiden (1804-1881) dan TSchwann (1810-1882)
Scheeiden menemuan tentang sel tumbuhan sedangkan TSchwann menemukan tentang sel hewan namun keduanya mrupakan penemu teroi sel yaitu sel bukan sekedar ruang kosong namun berisi cairan sitopasma. Dan makhluk hidup tersusun atas sel-sel.·       Rudolf Ludwig Karl Virchow (1858)Seorang dokter Jerman, Rudolf menjelaskan bahwa sel baru berasal dari sel sebelumnya yang mengalami pembelahan (regenerasi sel).  Pernyataannya ini sekaligus menentang pendapat dari penjelasan Schwann yang ketiga bahwa sel muncul begitu saja seperti kristal (generatio spontanea).


 B.     Struku sel
Sel terdiri atas membrane sel dan Protoplasma. Kemudian di protoplasma tedapat nucleus (inti sel) yang terdiri dari :
·       Karioteka (membrane inti)
·       Nukleoplasma (cairan koloid), funsinya adalah tempat pembentukan ribosom, berkaitan dengan penerusan materi genetik. Seperti replikasi DNA dan transkripsi DNA menjadi mRNA.·       Asam nukleat (materi genetic) : DNA dan RNA
Selain nucleus, terdapat juga sitoplasma. Berfunsi untuk memberi bentuk sel, tempat berlangsung berbagai reaksi kimia sel. Sitoplasma terdiri dari:·       Sitosol : yang merupakan cairan bening pengisi sel.·       Organela : uangan-ruangan yang dikelilingi membrane.

 1.     Sel prokariotik      
 Pada sel prokariota (dari bahasa Yunani, pro, 'sebelum' dan karyon, 'biji'), tidak ada membran yang memisahkan DNA dari bagian sel lainnya, dan daerah tempat DNA terkonsentrasi di sitoplasma disebut nukleoid. Kebanyakan prokariota merupakan organisme uniseluler dengan sel berukuran kecil (berdiameter 0,7–2,0 µm dan volumenya sekitar 1 µm3 ) serta umumnya terdiri dari selubung sel, membran sel, sitoplasma, nukleoid, dan beberapa struktur lain. Sel prokariotik merupakan sel yang tidak memiliki membran inti, sehingga bahan inti yang berada dalam sel mengadakan kontak langsung dengan protoplasma. Biasanya, sel prokariotik terdapat pada organisme atau makhluk hidup yang memiliki sel tunggal (uniseluler), dan beberapa ada juga pada organisme multiseluler.                 Contoh organisme bersel satu yang memiliki susunan sel prkariotik adalah bakteri, ganggang biru, dan paramecium. 
·       Pilus/pili : melakukan konjugasi, melekat pada pel substrat.
·       Fagela : alat gerak
·       Kapsu : sebagai pelindung
·       Dinding sel : mencegah sel agar tidak pecah
·       Membrane sel : mengatur zat yan keluar masuk
·       Ribosom : tempat sisntesis protein
·       Nucleoid : mengendalikan aktivitas sel
·       Sitoplasma : tempat berbagai reaksi kimia sel


  2.     Sel eukariotik
   Description: Hasil gambar untuk sel eukariotik       Tidak seperti prokariota, seleukariota (bahasa Yunani, eu, 'sebenarnya' dan karyon) memilikinukleus. Diameter sel eukariota biasanya 10 hingga 100 µm, sepuluh kali lebih besar daripada bakteri. Sitoplasma eukariota adalah daerah di antara nukleus dan membran sel. Sitoplasma ini terdiri dari medium semicair yang disebut sitosol, yang di dalamnya terdapat organel- organel dengan bentuk dan fungsi terspesialisasi serta sebagian besar tidak dimiliki prokariota. Kebanyakan organel dibatasi oleh satu lapis membran, namun ada pula yang dibatasi oleh dua membran, misalnya nucleus. Sel eukariotik memilik nucleus (inti sel). Selain nucleus, hampir semua sel eukariot memiliki seumlah organel lainnya. Jadi, sel eukariotik merupakan jenis sel yang memiliki selaput atau membran untuk membungkus materi genetik yang terkandung di dalam inti sel agar tidak tersebar.Contoh makhluk hidup yang memiliki susunan sel eukariotik adalah ganggang (kecuali ganggang biru), manusia, hewan, tumbuhan, dan jamur (fungi) 
·       Lisosom : - Mencerna makanan (mengandung enzim hidrotile)
                  -Autofogi, autolisis
·       Badan golgi : - mengemas protein menjadi bentuk enzim atau bentuk protein lainnya
                           -        Sisntesis enzim
·       Sentriol : - berperan dalam pembelahan sel
                         -Membentuk benang spindle
·       Membrane sel : mengatur keluar masuk zat
·       Sitoplasma : tempat terjadinya reaksi kimia sel
·       Reticulum endoplasma kasar : ransport electron
 ·       Reticulum endoplasma halus : -  sisntesis lipid
                                                        -        Menyimpsn ion-ion Ca2+
                                                        -        Menetralkan racundetoksifikasi
·       Fagela : alat gerak
·       Mikrofilamen : membentuk rangka sel
·       Mikrotubulus : membentuk silia dan flagel
·       Mitokondria : respirasi seluler dan penghasil energy “power house”
·       Nucleus : inti sel

  Organisme prokariotik dan eukariotik memiliki beberapa perbedaan pada selnya. Sel organisme eukariotik memiliki organel yang melindungi nukleus. Sel organisme prokariotik tidak memiliki organel bermembran rangkap. Namun demikian, sel prokariotik dan eukariotik sama-sama menghasilkan protein. Prokariotik ditemukan pada organisme dari kingdom Eubacteria dan Archabacteria, sedangkan eukariotik ditemukan pada organisme dari kingdom Plantae, Animalia, Fungi, dan Protista  



EUKARIOTIK
PROKARIOT
Nuckleus (inti sel)
Ada
(hanya ada nukleoid)
Organel bermembran
Ada
tidak
Tipe ribsom
70s
60s
DNA
Linear memanjang
(double helix)
Sirkuler lingkaran
(double helix)


 3.     Sel tumbuhan
 Description: Image result for sel tumbuhan 
·       Dinding sel : mencegah agar sel tidak pecah
·       Membran sel : mengatur zat yang keluar masuk
·       Kloroplas : pembuat dan penyimpan berbagai reaksi kimia yang dibutuhkan sel
·       Mitokondria : -      Tempat respirasi seluler
                                -        Sebagai penghasil energi atau power house
·       Vakuola tengah : tempat menyimpan air dan zat metabolisme sekunder
·       Nukleus : sebagai pusat atau pengendali berbagai aktivitas sel
 ·       Bada golgi : -      Mengemas protein menjadi enzim atau senyawa protein lainnya
                           -        Tempat terjadinya sintesis enzim
·       Ribosom : tempat terjadinya sintesis protein
 

Sel Tumbuhan
Sel Hewan
Dinding sel
Ada
Tidak ada
Kloroplas
Ada
Tidak ada
Vakuola tengah
Ada
Tidak ada
Plastida
-        Kloroplas
-        Leukoplas
-        kromoplas
Ada
Tidak ada
Glukosisam
Ada
Tidak ada
sentriol
Tidak ada
Ada
Lisosom
Tidak ada
Ada


    C.     Komponen Kimia Sel
·       Air (H2O)
Air (H2O) yang memiliki peran besarsentral bagi kehidupan sebuah sel. Beberapa peran air di dalam sel antara lain, sebagai media reaksi kimia, transportasi zat, juga sebagai pelarut berbagai zat di dalam sel ·       GasMeliputi beberapa jenis gas yang banyak terlibat dalam aktivitas sel seperti; Oksigen (O2), karbondioksida (CO2), amonia (NH3) ·       KarbohidratPada umunya, karbohidrat mempunyai fungsi structural yang kecil dalam sel, tetapi fungsinya memegang peranan penting dalam nutrisi sel. Karbohidrat dalam bentuk glukosa, selalu terdapat disekitar cairan ekstra sel sehingga ia dengan mudah tersedia bagi sel. Dalam jumlah kecil karbohidrat yang disimpan dalam sel hampir seluruhnya terdapat dalam bentuk glikogen, yang merupakan polimer glukosa yang tidak larut/

 ·       Lemak (Lipid)Lipid merupakan berbagai zat yang larut dalam pelarut lemak. Sel biasanya mengandung 2-3% lipid yang terbesar di seluruh sel. Konsentrasi lipid tertinggi terdapat pada membrane sel, membrane sel, dan membrane yang membatasi organel-organel intrasitoplasma, seperti reticulum endoplasma dan mitokondria.

 ·       ProteinProtein merupakan senyawa makromolekul yang terbentuk dari hasil polimerisasi kondensasi berbagai asam amino. Setiap molekul protein mengandung sekitar 20 jenis asam amino yang berikatan, dengan jumlah asam amino yang dapat mencapai ribuan. Berdasarkan komposisi kimianya, protein digolongkan menjadi dua yaitu :
o   Protein Sederhana Jika protein sederhana dihidrolisis, hanya akan menghasilkan asam amino. Contohnya adalah protein albumin dan globulin.
o   Protein Gabungan Jika protein gabungan dihidrolisi, akan menghasilkan asam amino dan senyawa lain. Contohnya adalah Glikoprotein, Nukleoprotein, Lipoprotein, dan Kromopotein

 ·       Asam Nukleat
Asam nukleat merupakan materi inti sel. Ada dua macam asam nukleat, yaitu asam ribonukleat (RNA) dan asam deoksiribonukleat (DNA). Fungsi asam nukleat adalah untuk mengontol aktivitas sel dan membawa informasi genetik.




sumber dimbil dari E-book :
1. Dian Rahmawati, "sel"
2. Sumadi, "Biologi Sel", Graha Ilmu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ETIKA DALAM MENGGUNAKAN INTERNET

  MAKALAH MENGENAI ETIKA DALAM MENGGUNAKAN INTERNET DISUSUN OLEH                   : 1.       ADNASYAWA ANGGORODIGDO        ...